GAMETOGENESIS
Hari
ini dan di sini,saya akan berbagi sebuah materi yang sempat saya presentasikan
bersama kelompok saya .. Alasan saya share lewat blog karena .. Wajah-wajah
teman saya tadi tidak ada yang meyakinkan saat menyaksikan presentasi saya ..
Oleh karena itu,saya share saja di sini .. Oke gak usah panjang lebar .. Check
this out >>
GAMETOGENESIS
·
Gametogenesis : proses pembentukan gamet pada suatu individu
·
Gamet
: Sel yang diproduksi oleh organisme untuk tujuan reproduksi generatif
·
Gametogenesis terdiri dari
: Spermatogenesis dan Oogenesis
SPERMATOGENESIS
·
Spermatogenesis : Proses pembentukan
sel sperma yang terjadi di Testis
Hormon - Hormon Yang Berperan Dalam proses Spermatogenesis
·
LH(Lutein Hormon) merangsang sel leydig untuk menghasilkan hormon testosteron.
Pada masa pubertas, testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder.
·
FSH(Folicle Stimulating Hormon)merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai spermatogenesis.
·
Hormon
pertumbuhan, secara khusus meningkatkan pembelahan awal pada spermatogenesis
Faktor yang Mempengaruhi Spermatogenesis
·
Proses
spermatogenesis sangat sensitif, dan dapat dipengaruhi oleh
perubahan sekecil
apapun dalam kadar hormon seperti testosteron yang
dihasilkan oleh hipotalamus,
kelenjar pituitari, dan sel-sel Leydig.
·
Proses ini
juga sangat sensitif terhadap perubahan suhu.
·
Kekurangan
dalam makanan, paparan obat kuat, alkohol, dan adanya
penyakit dapat
mempengaruhi laju pembentukan sperma.
·
Stres dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sperma,
yang
menyebabkan masalah dalam pembuahan dan kehamilan.
Proses Spermatogenesis
·
Spermatogonium memiliki sifat diploid(berada di
bag.terluar Tubulus
Semiferminus yang mendapatkan nutrisi dari sel sertoli dan
berkembang mjd
spermatosit primer melalui pemb.mitosis
·
Spermatosit primer bersifat diploid mengalami meiosis
1 dan menghasilkan 2
anakan(spermatosit sekunder) masing2 bersifat haploid
·
Kemudian terjadilah meiosis 2 yang menghasilkan
spermatid bersifat haploid
dan berkembang mjd sperma yang telah matang
OOGENESIS
·
Oogenesis : Proses pembentukan sel ovum di dalam
ovarium
Hormon yang mempengaruhi proses oogenesis yaitu :
·
Hormon FSH ( Follicle Stimulating Hormone ), yang berfungsi sebagai
perangsang pertumbuhan pada
sel-sel folikel.
·
Hormon LH (
Luteinizing Hormone ), yang berfungsi
sebagai perangsang
terjadinya ovulasi, yaitu proses pengeluaran sel telur
·
Hormon Estrogen, yaitu berfungsi
menimbulkan sifat kelamin sekunder.
·
Hormon Progesteron, yaitu berfungsi untuk menebalkan dinding
endometrium.
Proses Oogenesis :
·
Dalam proses
oogenesis, oogonium yang mengalami pembelahan mitosis
menjadi oosit primer terjadi ketika anak perempuan masih
di dalam kandungan
ibunya(5 bulan)
·
Kemudian,oosit
primer mengalami meiosis 1 dan menghasilkan oosit
sekunder dan badan polar pertama(terjadi saat anak
perempuan mengalami
menstruasi)
·
oosit sekunder
yg bersifat diploid tsb mengalami pembelahan
meiosis 2 yg
mengasilkan ootid bersifat haploid dan badan polar kedua
·
Setelah
mengalami deferensiasi,ootid berubah mjd sel ovum (satu sel)yang
bersifat
haploid dan badan polar mereduksi/mati
·
Sel ovum akan
bertahan sampai 24 jam.Jika tidak terjadi pembuahan sel
akan luruh saat siklus
menstruasi
Oke,sampai di sini dulu ya materinya .. kapan-kapan
disambung lagi .. Untuk yang mau tanya atau menambahkan,silahkan .. Thanks udah
mengunjungi blog saya .. SUGENG SONTEN ..
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah sewajarnya .. Thanks